Tolong menyingkirlah wahai para perempuan!!!
jangan menyentuh peti matiku
biarkan aku tenang dalam damaiku
meski damaiku adalah nerakamu
Kau tak pernah merasakan kematian ini
kau tak juga tahu kesepian ini
jadi tolong jangan bicara lagi padaku
tentang panggilan azan subuh
atau rayuan pedagang di pasar-pasar kumuh
aku sudah jadi diriku
sejak tubuh ini membatu
dan darah ini membiru
aku telah tahu jalanku
jauh sebelum kalian memamerkan tetek kalian
juga sebelum kalian berdusta tentang apa saja di dunia
Tolong menyingkirlah wahai para perempuan
jangan sentuh keranda mayatku
biarkan aku dalam gelapku
meski gelapku adalah semua bahagiamu
dan kau tak pernah tahu betapa rindunya jiwaku pada liang lahat itu
Kau selalu bicara masa depan
namun aku sudah mati hari ini
dan sekarat kemarin sore
setelah sakit dua hari yang lalu
sesudah kau palsukan semua kata hati ini
sudah cukup
aku sudah bertemu duniaku
aku akan abadi dengan mauku
di sini
di barzah-barzah waktu yang tak berpenghuni
Kairo, Nasr City, 22 Mei 2010, 10:46 a.m
0 Komentar